SMPIT Al Haraki telah menjadi motor penggerak literasi sejak 7 tahun lalu. Diawali dengan berpartisipasi dalam kegiatan WJLRC yang diselenggarakan oleh Pemrintah Provinsi Jawa Barat pada tahun 2016, di tahun-tahun berikutnya SMPIT Al Haraki telah menyelenggarakan berbagai kegiatan literasi baik kegiatan yang merupakan turunan dari kegiatan WJLRC maupun kegiatan pengembangan literasi lainnya.
Salah satu kegiatan turunan WJLRC yang masih terus diselenggarakan di SMPIT Al Haraki adalah Readathon. Readathon merupakan salah satu jenis kegiatan literasi sekolah. Secara etimologis, istilah readathon berasal dari dua kata, yaitu kata read (membaca) dan marathon (lari jarak jauh). Secara semantis leksikal, readathon bisa berarti membaca bersama-sama dalam jangka waktu tertentu tanpa berhenti. (geotimes, 2022).
Tahun Pelajaran 2022/2023 SMPIT Al Haraki menyelenggarakan kegiatan Pertemuan Tatap Muka 100%. Seluruh kegiatan sekolah kembali diselenggarakan secara luring termasuk kegiatan Readathon. Kegiatan Readathon #1 SMPIT Al Haraki telah diselenggarakan pada Selasa, 16 Agustus 2022 dan bertempat di Lapangan. Seluruh Siswa-siswi SMPIT Al Haraki dengan didampingi oleh Bapak dan Ibu Guru menjadi peserta kegiatan.
Readathon #1 ini dimulai tepat pukul 07.00 WIB oleh Pustawakan Perpustakaan Ir. Bambang Suryanto SMPIT Al Haraki, Ibu Tursi. Selama 25 menit seluruh peserta kegiatan membaca hening buku yang sudah dibawa dari rumah masing-masing. Setelah sesi membaca hening, disampaikan informasi bahwa kegiatan Readathon ini akan rutin diselenggarakan setiap bulan dan buku yang sudah dibaca pada saat kegiatan Readathon harus dibaca tuntas sebelum akhirnya dibuatkan review sebagai salah satu output kegiatan Readathon SMPIT Al Haraki.
Kegiatan readathon merupakan literasi dini atau dasar sebagai bagian dari tahap pembiasaan sebelum menginjak tahapan selanjutnya yaitu, tahap pengembangan dan tahap pembelajaran. Pada dua tahap lainnya diperlukan dukungan berbagai aspek, yaitu sarana dan lingkungan, sumber bacaan, perpustakaan, dan guru yang literat. Sarana dan lingkungan yang kaya literasi akan menstimuli siswa tanggap literasi, kreatif, kritis, dan aktif. Perpustakaan yang ditata dengan baik melalui keberagaman dan kecukupan referensi, ramah, menarik, akan menjadi pusat sumber belajar yang tinggi.
Semoga Readathon ini dapat menjadi salah satu kegiatan pembiasaan literasi yang kelak akan menjadikan seluruh warga SMPIT Al Haraki menjadi pembelajar sepanjang hayat. Salam literasi!












