Improving Your English Through Talktive

Improving Your English Through Talktive

Bahasa Inggris bukan merupakan bahasa yang paling kompleks di dunia, tetapi Bahasa Inggris menjadi salah satu Bahasa yang sangat sulit untuk dipelajari terlebih lagi jika tidak memiliki banyak kesempatan untuk menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari. Jika tidak diimplementasikan secara benar, pembelajaran Bahasa Inggris dapat menjadi canggung dan kurang menarik baik bagi guru maupun untuk siswanya.

SMPIT Al Haraki sangat memahami hal tersebut, sehingga SMPIT Al Haraki membuat sebuah program yang di namakan TALKATIVE (Talk in English with Native). Program ini ditujukan kepada siswa dan guru SMPIT Al Haraki agar lebih mudah dan  percaya diri dalam berbahasa Inggris, dibantu oleh seorang native speaker

Belajar  langsung dengan native speaker atau penutur asli bahasa inggris memiliki banyak kelebihannya. Native speaker memiliki pengejaan atau spelling yang sempurna, biasanya juga para native speaker ini memiliki logat khusus daerahnya yang juga akan sangat membantu siswa ketika mempelajari bahasa Inggris, terutama dalam pengucapan atau pronounciation. Para guru bahasa inggris  biasanya memiliki kemampuan tata bahasa atau grammar yang lebih baik ketimbang para native speaker, tetapi tetap saja kemampuan berbicara bahasa Inggris secara natural adalah hal yang paling penting dalam proses belajar bahasa Inggris.

Kegiatan TALKATIVE (Talk in English with Native) diadakan1 kali dalam 1 semester. Kegiatan ini berlangsung selama sepekan dari tanggal 3 februari- 7 februari 2020. Pada  kesempatan ini SMPIT Al Haraki mengundangseorang native speaker Mr Gerrit berasal dari Amsterdam.

Belajar dengan native speaker menurut anak-anak menyenangkan, sebab mereka dapat belajar dan berinteraksi langsung dengan orang yang memang aslinya sudah berbahasa Inggris. Penekanan yang dilakukan dalam pembelajaran dengan native ini adalah bukan kepada grammar atau vocabulary, namun yang penting adalah untuk melatih kepercayaan diri siswa dalam berbahasa Inggris, jadi lebih kepada keberanian untuk bertutur dengan bahasa Inggris, sehingga para siswa terbiasa dan tidak canggung dalam berbahasa. Selain itu kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris siswa, terutama keterampilan speaking dan listening.

Native speaker  menyampaikan beberapa hal seputar cara berkomunikasi, makanan, kebudayaan, dan lain-lain. Ia juga berinteraksi dan berdialog langsung dengan para siswa. Siswa antusias dan tidak merasa canggung atau malu untuk berkomunikasi karena native speaker sangat terbuka.