.grecaptcha-badge { visibility: hidden !important; }

Pengetahuan merupakan hal mendasar yang wajib dimiliki setiap manusia untuk bisa berkembang. Namun, apakah pengetahuan saja cukup untuk kita berkembang sesuai dengan tuntutan perkembangan di era yang sudah modern ini ? Ditengah pesatnya perkembangan di era revolusi industry 4.0, dengan kecanggihan teknologi yang begitu pesat banyak tenaga manusia digantikan oleh mesin atau robot dan anak –anak sangat mudah dalam mencari informasi menggunakan smartphone dan laptop untuk bisa mengakses internet dan memperoleh banyak informasi disana. Bagaimana dengan peran guru yang sebelumnya hanya memberikan pengetahuan saja ? Sedangkan anak-anak bisa dengan mudah belajar dan memperoleh informasi dirumah. Bagaimana mendidik dan mempersiapkan peserta didik untuk siap bersaing di era revolusi indutri ? ini merupakan sebuah tantangan bagi tenaga pendidik untuk bisa mempersiapkan generasi penerus bangsa untuk bisa berkembang sesuai tunjutan zaman.

Dalam menyikapi hal diatas, SDIT Al Haraki megadakan sebuah pelatihan yang bertajuk ‘Peran guru sebagai guru penggerak dalam mewujudkan merdeka belajar’. Merdeka Belajar adalah 1 kata kunci untuk call to action untuk menetukan culture yang tepat di dalam unit pendidikan. Hal ini juga merupakan solusi untuk memerdekakan pembelajaran dari administrative culture menuju ke arah learning culture yang sebelumnya banyak orang lebih berfokus pada perangkat administratif. Pelatihan ini diadakan pada tanggal 20 April 2020 melalui aplikasi zoom meeting dan diikuti oleh semua guru dari unit SD. Pelatihan ini diisi oleh Ibu Eni Soewarno dari organisasi Dunamis.

Pelatihan untuk tenaga pendidik SDIT Al Haraki ini bertujuan untuk memaksimalkan potensi guru dan karyawannya agar menambah keterampilan dan pengetahuan dalam   mendidik anak – anak mengikuti perkembangan di era sekarang.

Salah satu hal yang ditekankan adalah saat ini guru tidak hanya mengajar tentang pengetahuan saja tetapi mengajarkan apa yang tidak bisa dilakukan oleh mesin. Fokus pada perkembangan softskill atau karakter seperti problem solving skills, positive thiking, creativity, multitasking, initiative teamwork, empathy, accepting responsibility dan communication. Hal- hal ini merupakan fokus kita untuk berkembang di era sekarang bahwa kita bisa mengubah hasil dengan cara mengubah perilaku dan mengubah paradigm. Dimana merdeka belajar dikenal dengan istilah Grown Mindset yang nantinya para peserta didik akan mampu dalam mencari  solusi atas permasalahan yang dihadapinya dan terus belajar mengembangkan pola pikir.