Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok Hadiri Workshop Daring SIT Al Haraki

Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok Hadiri Workshop Daring SIT Al Haraki

Di tengah pandemi covid-19 yang hampir setengah tahun ini melanda Indonesia, SIT Al Haraki terus berupaya untuk selalu memberikan pelayanan pendidikan terbaik bagi masyarakat. Salah satu pelayanan terbaik tersebut dituangkan ke dalam berbagai pelatihan untuk para tenaga pendidik dan kependidikan guna menambah wawasan dan pengetahuan, terutama wawasan yang berkaitan dengan pembelajaran jarak jauh yang tentunya tidak semudah dilakukan ketika pembelajaran secara langsung.

Melalui Bidang Litbang SIT Al Haraki kembali mengadakan kegiatan pelatihan yang  diselenggarakan pada Jumat, 5 September 2020. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh civitas akademika SIT Al Haraki yang bertujuan untuk menguatkan karakter SIT Al Haraki. Adapun tema pelatihannya adalah berkomitmen memberi pelayanan pendidikan terbaik di masa pandemi dengan pemateri Ibu Dr. Hj.Yessy Yanita Sari, M.Pd. Pemateri merupakan seorang dosen program studi Administrasi Pendidikan Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka.

Kegiatan pelatihan ini dipandu oleh Ibu Dewi Hartati, M. Pd selaku Kabag. Litbang SIT Al Haraki. Acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Alquran dan dilanjutkan dengan sambutan Direktur Pendidikan SIT Al Haraki, Ibu Hj. Susi P. Krisnawan, SH. Adapun yang menjadi pelatihan kali ini lebih istimewa adalah dengan kehadiran Bapak Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Bapak H. Mohammad Thamrin, S. Sos., MM. Selain memberikan berbagai arahan, Bapak Kadis juga memberikan apresiasi kepada SIT Al Haraki yang telah berusaha sedemikian rupa dalam melangsungkan kegiatan PJJ selama masa pandemi ini.

Tepat pukul 14.00 wib Bu Yessy mulai menyampaikan materi. Menurutnya, menjadi guru professional itu mengunduh kepingan maisyah, sedangkan menjadi guru bahagia itu menabur benih mahabah, namun ketika kita memilih menjadi guru mulia maka akan membuka pintu maisyah, mahabah dan jannah (dikutif dari buku 13 Pelangi Cinta). Adapun hakikat pendidikan itu sendiri adalah upaya untuk memberdayakan semua potensi manusia secara optimal dan terintegrasi agar bermanfaat untuk membangun kehidupan bersama yang lebih baik dalam meningkatkan kualitas pengabdian kepada Allah SWT. Dan yang perlu diingat bahwa kurikulum itu tidak saklek dan sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan di sekolah.

Potensi anak sendiri berbeda-beda dan tujuan pendidikan tercapai salah satunya ditandai dengan ketika lulus akan terlihat potensi anak dan kebermanfaatan anak tersebut semakin terasa. Pendidikan (education) berimplikasi pada pembelajaran (instruction), pengajaran (teaching) dan pelatihan (training). Jika menilik tujuan pembentukan anak bangsa dalam UUD 1945 ayat 31 tujuan pertamanya adalah membentuk pribadi taqwa yang kemudian diikuti akhlak mulia baru setelahnya mencerdaskan kehidupan bangsa. Sedangkan tujuan pendidikan nasional itu sendiri meliputi iman dan taqwa, pendidikan karakter, menggali potensi dan belajar makna kehidupan. Keempat poin tersebut di masa pandemi ini tentu harus dibagi peran dengan orang tua. Karenanya dibbutuhkan sinergi dan kolaborasi yang baik antara guru dan orang tua.

Membangun karakter mulia siswa di masa pandemi tentunya tidak mudah. Karena karakter itu sendiri merupakan hal yang sudah mengakar, spontan, reflex, permanen. Yang akan terlihat apabila kkita melakukan hal-hal spontan. Muatan karakter memenuhi knowing the good (knowledge), feeling the good (merasakan) dan doing the good (melakukan). Proses penumbuhan karakter sendiri membutuhkan waktu yang lama karena sifatnya harus berkelanjutan, kerkesinambungan dan menyeluruh. Selain itu mesti progresif, konsisten, sistematis. Sedangkan hal-hal yang dapat diimplementasikan untuk pendidikan karakter terdiri dari: kenali diri, menjadi teladan, menumbuhkan kemengapaan, pembiasaan, sinergi dan sistem yang baik. Keenam poin tersebut merupakan satu kesatuan yang harus dilakukan untuk menumbuhkan dan mengembangkan pendidikan karakter siswa SIT Al Haraki.

Semoga dengan adanya pelatihan penguatan karakter ini dapat menjadi pengetahuan dan wawasan yang bermanfaat juga dapat diimplementasikan oleh para guru SIT Al Haraki. Sampai bertemu dipelatihan berikutnya!